Halaman Surat

Sebuah surat yang tidak meminta balasan

Ditulis perlahan — untuk menutup halaman dengan hormat, bukan dengan dendam.

Kenangan kasih yang sederhana

Untuk kita yang pernah menjadi “kita”,

Terima kasih sudah pernah saling memilih, meski tidak sampai di ujung yang sama. Terima kasih untuk foto-foto yang jujur, untuk video yang menyimpan tawa, untuk hari-hari biasa yang ternyata pantas dikenang.

Kini Dwi menjalani kisahnya, dan Sindy menjalani kisahnya. Itu bukan kegagalan — itu perjalanan. Ada musim yang datang untuk bertemu, dan ada musim yang datang untuk berpisah dengan damai.

Kalau kenangan ini suatu hari dibuka lagi, semoga yang terasa bukan sakit yang lama, melainkan rasa syukur yang sudah matang: bahwa kita pernah saling berarti.

Semoga keduanya dijaga. Semoga hati kalian tetap lembut. Semoga masa depan masing-masing lebih tenang dari yang pernah kita bayangkan bersama.

Dengan hormat dan doa yang tulus,
Perjalanan Hati
Dwi Cahyono & Sindy Dwi Wijayanti